Hypnotherapist Rohmat Waluyo

Terimakasih Atas Kunjungan Anda,Jangan Lupa Baca Dan Tinggalkan Komentar.Salam Bahagia Rohmat Waluyo
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Lintang, Remaja Kecil Dengan Sejuta Mimpi.

Lintang, Remaja Kecil Dengan Sejuta Mimpi.

http;//hypnotherapist1.blogspot.com
     Tersebutlah ada seorang anak yang telah mulai tumbuh menjadi seorang remaja. Lintang, begitu orang sering memanggilnya. Walaupun hidupnya akrab dengan sebuah kekurangan yang teramat, namun tak sedikitpun menyurutkan semangatnya dalam menjalani setiap episode kehidupan yang harus dilaluinya. Lintang memang hidup dengan segala kekurangan yang ada. Dia menghabiskan waktu remajanya dengan menumpang di salah seorang saudaranya, hanya karena keinginanya yang menggebu untuk mengenyam pendidikan yang lebih baik. Dia sadar betul bahwa kakek dan neneknya tak punya kuasa untuk mendukung pendidikan sampai ke sekolah lanjutan pertama. Apalagi jarak ke sekolah lanjutan pertama dari rumah neneknya terlampau jauh dan memerlukan ongkos transport yang lebih mahal. Sangat berbeda ceritanya saat Lintang memilih tinggal di rumah saudaranya, dia hanya perlu jalan kaki kurang lebih 4 kilometer untuk sampai ke salah satu SLTP negeri, sehingga jauh lebih hemat dan  tak memerlukan ongkos sama sekali. Meskipun itu harus dibayar dengan menembus gelapnya hutan dan beberapa kampung lainya.

     Lintang, sebenarnya tak berbeda jauh dengan para remaja lainya waktu itu. Hanya saja yang membedakan dengan para remaja lainya adalah semangat belajar dan ketabahan mentalnya dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan kedisiplinan dan keyakinan. Betapa tidak, seorang anak remaja yang pada umumnya sepulang sekolah tidur siang dan kemudian menghabiskan waktunya untuk bermain, namun berbeda dengan  Lintang yang masih  harus sibuk mencari kayu bakar, dan sesekali mengumpulkan rempah-rempah yang berjatuhan di hutan untuk dijualnya sebagai tambahan uang saku dan membayar iuran foto kopi di sekolahan. Dia melakukanya dengan penuh ketulusan, karena dia pun sadar betul bahwa Ibunya yang bekerja di kota tak memberikan anggaran untuk uang jajan.
Ketika hari minggu ataupun musim liburan tiba, Lintang memanfaatkan waktunya untuk berjualan dan mencari rempah yang berjatuhan di hutan untuk membeli buku dan alat tulis seadanya.

     Jangan membayangkan Lintang memiliki kamus bahasa Inggris, ataupun buku pelajaran sebagi panduan dalam belajar, tas dan seragam yang dia pakai saja seadanya, sampai-sampai pernah suatu hari  tasnya robek dan tak dapat dipakainya kembali sehingga terpaksa dia menenteng semua bukunya dengan tangan kecilnya. Seragam yang dimilikinya pun hanya beberapa potong, sehingga dia harus mencucinya sendiri sepulang sekolah agar esok dapat dipakai kembali. Sering dijumpai kaos kakinya turun kebawah karena karetnya telah kendur, dan robek pada bagian jempol kakinya yang menandakan kaos kakinya itu  sudah tak layak pakai lagi. Sepatu yang dipakainya juga terlihat ada lubang-lubang di solnya, yang berarti sebenarnya juga sudah tidah layak pakai. Pernah suatu ketika dia tidak masuk sekolah karena sepatu, kaos kaki, buku, dan seragamnya basah semua lantaran dia hanyut terbawa arus banjir saat menyeberangi sungai sepulang sekolah.

Lintang, Remaja Kecil Dengan Sejuta Mimpi.
     Lintang tak pernah mengeluh  sama sekali dengan semua keadaan itu, walaupun dia menyadari bahwa hal itu teramat berbeda dengan beberapa teman-teman sekolahnya. Tak pernah menyurutkan semangat belajarnya sedikit pun, dengan segala kekurangan yang ada. Justru dengan semua  itu, telah menjadikan semangat dan tambahan energi bagi Lintang untuk terus belajar dengan tekun, penuh kedisiplinan tinggi, dan ketabahan hati demi masa depan yang lebih cerah lagi. Itu terbukti dengan prestasi membanggakan yang telah diraihnya. Dia adalah siswa teladan di sekolah itu, dia menjadi juara umum selama 3 tahun berturut-turut. Sehingga Lintang pun mendapat beasiswa dari sekolah , dan berhak atas beasiswa dari pemerintah daerah.

     Sebuah prestasi yang membanggakan bagi seorang Lintang, yang hidup dengan segala keminiman fasilitas. Sebuah perjuangan yang tidak mudah bagi seorang remaja kecil tanpa dukungan dan support dari orang tuanya. Tanpa bermaksud untuk menyalahkan keadaan dan orang tua. Tapi inilah sebuah makna hidup yang sesungguhnya. Sebuah bentuk kasih sayang Tuhan yang telah membentuk karakter Lintang. Setiap  perjuangan pasti akan terbayarkan  dengan sebuah prestasi. Dan ternyata Lintang adalah seorang pejuang kecil yang pantang menyerah, demi sebuah prestasi dan masa depan yang cerah. Hal ini terlihat disela-sela aktifitasnya di kebun  dia sering terlihat sibuk membaca lembaran kecil, yang ternyata itu adalah rangkuman pelajaran yang selalu melekat di kantong celananya yang kumal.

     Semoga dengan cerita diatas dapat memotivasi seluruh generasi muda untuk tetap semangat dalam menuntut ilmu, rajin belajar, pantang menyerah dengan setiap kekurangan, dengan penuh kedisiplinan dan keteguhan hati seperti halnya Lintang,  demi masa depan yang lebih cerah. Bukan kah Tuhan takkan merubah nasib suatu kaum selama bukan kaum itu sendiri yang merubahnya..?.
Semoga dengan tulisan ini juga dapat menginspirasi kita semua untuk dapat lebih peduli terhadap sesama, terutama para generasi muda yang memiliki semangat belajar dan ingin mendapatkan pendidikan yang lebih baik lagi.
Lintang, Remaja Kecil Dengan Sejuta Mimpi.

Untuk mengetahui lebih lagi tentang kegiatan motivasi kami bagi generasi penerus bangsa silahkan klik link ini ,Hypnotist & Hypnotherapist Rohmat Waluyo Semarang.
http://hypnotherapist1.blogspot.com

Pentingnya Motivasi Pendidikan Bagi Generasi Muda.

Pentingnya Motivasi Pendidikan Bagi Generasi Muda.

http://hypnotherapist1.blogspot.com
     Seiring dengan berkembangnya teknologi dan teknologi informatika, ternyata tidak hanya memberikan manfaat positif saja. Seperti halnya sebuah pisau dapur yang memiliki dua sisi positif dan negatif. Satu sisi pisau teramat bermanfaat untuk membantu chef dan para ibu rumah tangga dalam meramu sebuah menu yang lezat penuh selera, namun di satu sisi ternyata menjadi suatu hal yang teramat berbahaya jika pisau itu berada di tangan seorang balita. Dan begitu pula dengan kemajuan teknologi informatika pun memiliki dampak negatif yang  jauh lebih  berbahaya dari sebuah pisau dapur sekalipun. Terutama bagi para generasi muda yang   tidak mendapatkan pengawasan dari orang tuanya.

     Sering kita lihat di beberapa media terjadinya kejahatan asusila, dan kriminal yang salah satu penyebabnya karena teknologi informatika. Sungguh memprihatinkan sekali, padahal mereka masih dalam usia sekolah, yang notabene menjadi generasi harapan bangsa. Sungguh ironis sekali bukan? Seperti apa nantinya negeri ini jika generasi mudanya sudah kehilangan nilai-nilai budi pekerti luhur yang dulu menjadi ciri khas dan pembeda sebagai sebuah negara yang berkarakter.
Pentingnya Motivasi Pendidikan Bagi Generasi Muda.

     Dampak negatif lain yang diakibatkan dari  teknologi dan teknologi informatika tanpa sebuah pengawasan diantaranya menurunya semangat belajar para generasi muda, adanya beberapa tindakan indisipliner yang mengarah kepada merosotnya nilai-nilai budi pekerti luhur, seperti tawuran, pemerasan, pelecehan/bully dan lain sebagainya. Dan bahkan semakin memudarnya sopan santun terhadap orang tua, guru dan sesama. Yang pada intinya telah terjadi sebuah kemerosotan atau degradasi sikap atau budaya bangsa pada generasi muda. Dan yang menjadi sebuah keprihatinan lebih mendalam lagi adalah pudarnya nilai-nilai ketuhanan dan keagamaan dalm kehidupan sehari-hari generasi muda kita sekarang ini.

     Padahal pada satu sisi kwalitas pendidikan kita dituntut untuk lebih berkwalitas lagi. terbukti dengan adanya standart kelulusan yang di tentukan oleh pemerintah. Yang setiap tahunya selalu menyisakan sebuah permasalahan baru di negeri ini.  Para orang tua pun ikut merasakan kebingungan disaat anak-anaknya memasuki ujian kelulusan. Karena tak ada satupun jaminan bagi seorang siswa untuk dapat mencapai standart keklulusan yang telah ditentukan, meskipun dia telah berprestasi di bidang ilmu pengetahuan yang bertaraf internasional sekalipun, seperti Olympiade Sains.
Pentingnya Motivasi Pendidikan Bagi Generasi Muda.

     Disinilah peranan Motivasi Pendidikan mulai dibutuhkan. Selain arahan dari para orang tua, guru, dan pihak sekolahan, yang senantiasa selalu berharap untuk menjadi generasi muda harapan bangsa. Pada masa-masa sekolah itulah para  generasi muda mengalami sebuah kelabilan mental. Karena memang masih dalam proses pencarian jati diri. Sebuah kondisi yang membutuhkan bimbingan dan motivasi khusus dalam menentukan kemana arah kehidupanya kelak.

     Dalam keadaan seperti inilah generasi muda membutuhkan sebuah wacana baru untuk membantu mengarahkan keinginan dan bakat terpendamnya, yang tentunya setiap pribadi memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing. Motivasi pendidikan yang berperan sebagai suplement education yang dapat menjadi sebuah materi pendukung untuk mendorong generasi muda untuk lebih bersemangat dalam belajar untuk mencapai standart kelulusan yang telah ditentukan, pandai mengatur waktu dengan sebaik mungkin, serta membantu generasi muda dalam menmpersiakaan masa depanya.

   Untuk itulah kami hadir dengan sebuah tajuk "BRAIN AND HEART MOTIVATION". Sebuah terobosan baru yang membantu instansi pendidikan dalam membentuk generasi muda yang memiliki kecerdasaan spiritual, emotional, dan intelektual. Sebuah konsep yang menggunakan teknologi gelombang otak dan kekuatan alam bawah sadar untuk memotivasi generasi muda agar menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, memiliki jiwa kepemimpinan, berahlakul karimah. Tidak hanya situ saja, kami juga menggunakan kekuatan "Kebahagiaan" untuk meningkatkan semangat belajar siswa, menemukan jati diri, melejitkan potensi diri generasi muda.
Pentingnya Motivasi Pendidikan Bagi Generasi Muda.

Untuk mengetahui lebih lagi tentang kegiatan motivasi kami bagi generasi penerus bangsa silahkan klik link ini ,Hypnotist & Hypnotherapist Rohmat Waluyo Semarang.
http://hypnotherapist1.blogspot.com

Pentingnya Motivasi Pendidikan Bagi Generasi Muda.